Senin, 26 November 2012

KEUNGGULAN

1. Akses 2.4 jam

Akses informasi di Internet tidak dibatasi waktu, karena dengan lingkup global, dunia maya yang dihadirkan ‘tidak pernah tidur’. Misainya, saat sebagian besar orang di Yogyakarta terielap di tengah malam, masyarakat di New York justru sedang sibuk-sibuknya bekerja. Perbedaan zone waktu sudah tidak lagi menjadi kendala untuk menelusuri data di dunia maya. Responden penelitian yang dilakukan lewat Internet bisa memberikan respon atau jawaban sesuai dengan kondisi dan situasi yang dikehendaki masing-masing individu.

2. Kecepatan

Bila dibandingkan dengan sumber data tradisional, riset melalui Internet jauh lebih cepat, karena bersifat real-time. Kita tinggal mengkilk berbagal icon, selanjutnya tinggal menunggu hasil (tentunya tergantung pada fasilitas modem dan ISP atau Internet Service Provicer yang dipergunakan). Pencarian informasi secara elektronik melalui mesin pencarl (search engines) sangat menghemat waktu, apalagi kalau dibandingkan dengan pencarian lewat katalog perpustakaan atau pencarian buku/majalah/jurnal dirak-rak perpustakaan. Dalam hal sampling, halaman web juga menjanjikan proses yang lebih cepat dan lebih murah.

3. Kenyamanan

Penelitian lewat Internet tidak harus menghadapi berbagai persoalan birokratis, seperti ijin dari berbagai instansi untuk keperluan peilgumpulan data, ‘kerahasiaan’ informasi, dan keharusan untuk datang sendirl keinstansi bersangkutan. Selain itu, berbagai fitur (features) yang dirancang khusus dan user-ftiendly sangat memudahkan peneliti mengakses berbagal situs Internet.

4. Kemudahan akses

Menjamurnya bisnis warnet (warung Internet) di Indonesia (khususnya di kota-kota besar) membuat akses terhadap Internet menjadi lebih mudah. Persaingan antarwarnet dalam hal harga, kecepatan akses, dan fasilitas pendukung lainnya membuat para pengguna Internet lebih nyaman dan mudah memanfaatkan Internet untuk keperluan riset maupun tujuan lainnya

5. Biaya relatif

Dibandingkan dengan membeli jurnal asli (misalnya McKinsey Quarterly), penelusuran informasi lewat Intemetjauh lebih murah. Apalagi banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara cuma-cuma. Peneliti tinggal men-download atau mencetak file/naskah tertentu sesuai kebutuhannya.

6. Interaktivitas dan fleksibilitas

Topik dan hasil riset bisa didiskusikan melalui sarana mailing list atau chatting tertentu. Selain itu, peneliti juga bisa mengikuti perkembangan terbaru atau meminta komentar dan penilaian dari berbagai pihak mengenai hasil penelitiannya.

KELEMAHAN

1. Ketergantungan pada jaringan telepon dan Internet Service Provider (ISP)

Fasilitas jaringan telepon dan ISP sangat berpengaruh terhadap biaya pemakaian Internet dan kemungkinan akses secara keseluruhan. Hingga saat ini, biaya penggunaan Internet di Indonesia masih relatif mahal, karena tarif telepon ditentukan berdasarkan pulsa yang digunakan, bukannya atas dasar jumlah panggilan (number of calls). Selain itu, saluran telepon di Indonesia masih relatif lambat, yang pada gilirannya menyebabkan waktu akses menjadi lebib lama dan biaya akses menjadi mahal. Sementara itu, terbatasnya bandwidth sistem transmisi yang disediakan ISP dan banyaknya pelanggan yang mengakses pada waktu bersamaan memperparah akses terhadap Internet.

2. Selektivitas dan anonimitas

Salah satu persoalan dalam riset lewat Internet adalah sulitnya mengidentifikasi identitas responden. Setiap orang, termasuk yang bukan target respon, bisa mengisi kuesioner secara on-line tanpa bisa dicegah atau dibatasi. Belum lagi -adanya kenyataan bahwa setiap orang bisa memiliki sejumlah alamat e-mail berbeda dan belum tentu menggunakan identitas asli. Semua ini membuat riset secara on-line harus benar-benar selektif dalam menentukan sampling dan cara responden memberikanjawaban.

3. Karakteristik demografis pemakai Internet

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Internet lebih efektif untuk menjangkau responden yang termasuk kelompok berdaya beli atau berpenghasilan dan berpendidikan relatif tinggi. Dengan demikian Internet kurang efektif bagi penelitian yang kelompok sampeinya adalah masyarakat golongan menengah ke bawah.

4. Clutter dan “never-ending search”

Informasi yang tersedia di Internet sangat besar jumlahnya, namun tidak semuanya dibutuhkan. Pencarian tanpa strategi khusus bisa diibaratkan mencari jarum’ * dalam jerami, sehingga sang peneliti ‘terjerumus’ ke dalam belantara informasi tanpa ujung. Ini
sering membuat peneliti pemula di Internet mengalami frustrasi, karena bukannya mendapatkan informasi, tet.api justr’u menghabiskan waktu dan uang untuk pencarian yang tak tentu arah. Selain itu, godaan di Internet relatif amat besar, terutama bagi mereka yang suka menelusuri situs-situs pornografi, yang ujung-ujungnya membuat pencarian informasi menjadi tidak efektif dan lepas kendali.

5. Reliabilitas dan validitas sumber acuan hasil riset

Setiap orang bebas membuka homepage sendiri dan menampilkan berbagai informasi di sana. Implikasinya, tidak semua data dan informasi yang didapatkan lewat Internet andal dan valid untuk dijadikan acuan dalam penelitian. Selain itu, sumber informasi di Internet mudah berubah, misainya homepage yang telah berubah atau bahkan sudah tidak ada lagi. Akibatnya, peneliti harus selalu mencermati perubahan tersebut bila mengutip sumber bersangkutan.

6. Virus

Salah satu masalah yang juga tak katah peliknya adalah risiko terkena virus komputer yang mudah menyebar lewat jaringan Internet, baik lewat e-mail maupun file-file yang
di-download.

http://ramadhanerdi.wordpress.com

Dampak Positif Pengguna internet

 Dampak positif

1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.

4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.

5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain

6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

http://up-yuni-9h.blogspot.com

dampak negatif pengguna internet


1. Cybersexual addiction

yaitu obsesi untuk melihat, men-download dan memperdagangkan pornografi. Chat rooms yang berisi fantasi dan role playing untuk dewasa juga termasuk dalam kategori ini.


2. Cyber-relational addiction

adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata.


3. Net gaming

yaitu sejenis kecanduan karena judi, bermain game, berbelanja dan kegiatan jual beli saham melalui internet yang mengganggu pekerjaan dan/atau mengakibatkan terjadinya utang.


4. Information overload

Karena menemukan informasi yang tidak habis-habisnya yang tersedia di internet, sejumlah orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang ada.


5. Computer addiction

Riset menemukan bahwa beberapa organisasi mengalami dampak negatif sebagai akibat dari kecanduan akan games off-line

 http://olandgeovanny.blogspot.com

Senin, 19 November 2012

CERPAN_SESUATU yang MERUBAH KEBIASAAN BURUKKU



Kriingg… jam bekerku berbunyi, jarum jam ku menunjukkan pukul 06.00.
          “Oh .. tidak … aku bangun kesiangan!!!!
          Kulihat asap mengepul banyak di dapurku, kul,ihat juga ayahku membaca Koran di depan rumah.
          “Ayah ini ..!! Mengapa ayah tidak membangunkan aku?  Sambil menepuk tangan ayah.
          “Ayah sudah membangunkanmu beberapa kali!!, tetapi kamu malah marah dan melempar bantal pada wajah ayah!! Sambil melipat Koran.
          “Aaahh…  Mengapa aku bangun kesiangan? Padahal aku nanti ada ulangan Matematika”.
          Dengan wajah marah, aku langsung pergi menuju kamar mandi. Tiba-tiba ada yang menepukku dari belakang.
          “Indy ….” Ucap ibu lirih.
          “Ada apa bu?” dengan wajah yang kaget.
          “Kamu itu udah besar,selalu saja kamu bangun kesiangan! Kelakuan kamu itu sama seperti kelakuan kamu waktu kecil” ucap ibu
          “Maaf bu, aku susah bangun pagi, karena tadi malam aku tidur terlalu malam soalnya aku mengerjakan tugas yang begitu banyak,” ucapku
          “Ya sudah .. Cepat mandi sana!! Sudah siang ini!!”perintah Ibu
          “Iya bu”
          Bagiku ini adalah hari yang tidak pernah kualami sebelumya. Bangun kesiangan, dimarah ibu dan ayah. Itu adalah hal yang sangat aku benci. Jarum jam menunjukkan pukul 06.30
          “Bu… aku mau berangkat dulu ya?”
          “Iyya… susunya sudah diminum”
          “Sudah bu..”
          Dengan tergesa-gesa aku langsung masuk ke dalam mobil. Akhirnya sampai juga aku di sekolah.
          Kriiing …” bel berbunyi
          Aku lari terburu-buru karena teman-temanku sudah masuk kelas. Tiba-tiba
          “Aduuhhh…!!!
          “Maaf… maaf… aku tidak sengaja”
          “Kamu punya mata gak sih!! Nabrak-nabrak orang aja” ucapku sengit
          “Aku minta maaf ya?”
          “Iyya… Iyya..”
          Dengan cepat aku masuk ke kelas. Pelajaran pun dimulai. Pak Zuflan memulai pelajaran Matematika.
          “Selamat Pagi anak-anak”
          “Selamat Pagi Pak” jawab serentak
          “Silahkan keluarkan satu lembar kertas untuk mengerjakan ulangan Matematika” kata Pak Zulfan.
          “Aduuh, aku sekarang gak siap kalau ulangan, soalnya kemarin malam aku cuma belajar sedikit”.
          Aku tidak bisa mengerjakan soal Matematika tersebut. Aku mencoba mengerjakan, tetapi hanya 10 soal dari 30 soal yang aku bisa kerjakan. Untung saja teman sebangkuku Isty mau member itahu jawaban soal tersebut.
          “Is, aku gak bisa ngerjakan yang ini”
          “Allahh … itu gampang kok , sini gue ajarin” ucap Isty
          “Makasih ya..”
          “Okke, tapi ntar gue beliin jajan ya..?”.
          “Aaahh… lo itu sukanya gitu”
Akhirnya aku bisa mengerjakan semua soal tersebut. Krriiingg… bel istirahat pun berbunyi . Aku langsung keluar dan menuju kantin. Di tengah perjalanan, tiba-tiba ada yang menggandeng tanganku.
“Indy.. “kata dia
“Kamu!! Kamu kan yang tadi nabrak aku. Kamu kok tau namaku, dan ngapain pegang-pegang tanganku?”
“Aku minta maaf ya.. yang tadi pagi”
“Okke.. udah aku maafin kok, lain kali jangan ceroboh lagi kalau jalan”jawabku
          “Makasih ya ndy.. sebagai ucapan terima kasihku, ayyo makan siang sama aku..!!!” ajaknya
          “Kamu ngajak aku makan siang”
          “Iyya .. gak usah banyak omong deh, ntar gue yang bayarin”
          Tanganku langsung ditarik oleh dia. Sebenarnya aku itu menolak ajakan dia, tetapi karena dia memaksa, terpaksa aku menerima ajakannya.
          “Kamu mau pesen apa?” Tanya dia
          “Aku pesen nasi goring sama jus alpukat deh” jawabku
          Tak lama kemudian dia datang dan membawa makanan.
          “Ini” sambil menaruh makanan
          “Makasih ya.., kamu kok bisa kenal aku padahal aku gak kenal kamu” tanyaku
          “Aku tau namamu itu, aku tanya ke teman sekelasmu”.
          “Ngomong-mgomong namamu siapa?”
          “Namaku Frisky, aku anak baru disini, baru hari ini aku masuk sekolah pertama”.
          Bel pun berbunyi, aku dan Frisky pun masuk. Aku pun masuk kelas. Suasana kelas pun sunyi. Tiba-tiba Pak Kepala Sekolah masuk ke kelasku.
          “Selamat siang anak-anak” salam Pak Kepala Sekolah
          “Selamat siang Pak” jawab serentak
          Dibelakang Pak Kepala Sekolah ada seorang cowok yang memakai seragam berbeda. Sepertinya aku mengenalinya.
          “Anak-anak , ini ada teman baru kalian, dia baru pindah disini, coba perkenalkan dirimu nak”.
          “Teman-teman perkenalkan nama saya Frisky Aditya Rahardja”
          “Lho Frisky…”, sambil terkejut
          Itu kan Frisky yang tadi nabrak aku dan waktu istirahat aku tadi diajak makan siang. Lalu aku mengacungkan tangan.
          “Lho!! Bukannya kamu di kelas 9D?
          “Iya , sebelumya aku masuk di kelas 9D, tetapi aku gak betah di kelas itu. Jadi aku meminta kepada Bapak Kepal Sekolah untuk pindah ke kelas sini” jawab Frisky
          “Sudah- sudah. Silahkan Frisky kamu cari tempat duduk” sahut Pak Kepala Sekolah
          “Iya pak, terima kasih” jawab Frisky
          Frisky duduk di tempat di belakangku, karena hanya tempat itulah yang kosong. Lalu dia menepuk pundakku dan berkata.
          “Eh.. Indy, sebenarnya aku pindah ke kelas ini bukan karena aku gak betah, karena aku pingin satu kelas sama kamu” bisik Frisky
          “Haaaa!!!! Cuma karena itu kamu pindah kelas?” sambil terkejut
          Iya.. eh aku pinjam bukunya donkBolehkan?”
          “Iya.. Ini..”sambil mengambil buku
          Bel pulang pun berbunyi. Teman-temanku serentak bergegas meninggalkan kelas. Hanya tinggal aku,Amy,Isty,Dinda,Rani, yang berada di kelas itu.
          “Eh kemana Yosy? Katanya mau ngerjakan tugas bareng” tanya Dinda
          “Nggak tau aku” sahut Isty dan Rani
          “Eh…eh… maaf aku gak jadi ngerjakan tugas sekarang, soalnya  aku lagi gak enak badan”
          “Oke… gak apa-apa kok” jawab Amy
          “Thanks ya friends”
Dengan terburu-buru aku meninggalkan kelas dan rupanya ayahku sudah menungguku di depan pintu gerbang. Lalu aku masuk ke mobil. Sesampai di rumah aku langsung menuju kamar. Aku masih bingung dengan sikap Frisky mengapa dia selalu ingin denganku?, padahal aku baru kenal.
Malam itu, aku meneyendiri di kamar. Aku berfikir mengapa aku masih bangun kesiangan. Padahal aku sudah besar . tak lama kemudian ayah memanggilku.
“Indy… Indy….” Panggilan ayah
“Iya … yah ada apa?” jawabku
“Itu kamu ditunggu teman kamu”
Malam itu juga kulihat Frisky  dating ke rumah. Tapi anehnya, kenapa dia tahu rumahku? Padahal dia kan anak baru pindah sekolah.
“Eh Frisky.. ayo masuk”, sapaku
          “Eh Indy.. iya”jawabnya
          Lalu Frisky masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tamu.
          “Kamu kok tau rumahku?”
          “Aku tau rumahmu, aku tanya ke Amy”
          “Ada perlu apa kamu kesini?”
          “Aku kesini mau ngerjakan tugas yang tadi siang itu lo…”
          “Kebetulan aku juga agak gak bias ngerjakan tugas tadi”
          Lalu aku dan Frisky mengerjakan tugas bersama di ruang tamu. Canda tawaku dan Frisky meramaikan suasana pada waktu itu. Tiba-tiba aku berfikir, kenapa aku kok tidak tanya Frisky? Semoga saja dia bisa membantuku.
          “Eh aku boleh curhat sedikit gak ?”
          “Boleh dong”
          “Aku lho selalu dimarahi sama orangtuaku, gara-gara aku bangun kesiangan. Kamu tau gak solusinya agar bangun tidak kesiangan?”
          “Soal itu gampang, kamu harus bisa mengatur waktu. Kamu ingat gak, ada pepatah “Pergunakan Waktu Sebaik Mungkin? Kamu harus bisa mengatur waktu. Memang susah untuk mengatur dengan baik, tapi kamu harus mencobanya. Dan jangan lupa, pesanku ‘Jangan tidur terlalu malam’ Okee!!!”
          “Trims ya Kky..!!!
          “Iyya..”
          Tidak kusangka, Frisky ternyata cowok yang baik hati dan perhatian. Aku salut sama dia. Biasanya cowok itu baiknya cuma di mulut, tapi Frisky ini baik di hati dan juga baik di mulutnya.
          Dari hari ke hari aku telah lewati, tapi mengapa aku masih bangun kesiangan. Aku masih bingung dengan kebiasaanku ini. Aku telah mencoba saran dari Frisky, tapi mengapa aku tetap tidak bisa.
Suatu hari, aku berdo’a kepada Tuhan.
          “Ya Allah, aku ingin satu kali saja, agar besok aku bisa bangun pagi.soalnya besok adalah hari spesialku yaitu hari Ulang Tahunku yang ke 17. Ya Tuhan kabulkanlah permintaanku”.
          Berbagai cara aku lakukan agar aku bisa bangun pagi. Aku mencoba tidur lebih awal dan memasang jam beker sebanyak 5.
Esok harinya, aku bangun pagi sekali. Tapi mengapa tidak ada orang satupun yang mau mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepadaku?. Orang tuaku juga diam saja.
          Aku berangkat sekolah dengan wajah muram. Karena aku tidak diantar ayah, karena mobil ayahku mogok, akhirnya terpaksa aku harus naik taksi. Saat di depan pintu kelas, tiba-tiba aku dijatuhi tepung dan telur.
          “Grobyyakk…!!!”
          “Oh my God!!! Siall !!! Siapa yang menjebakku? Siapa kamu? Tolong keluar”dengan wajah marah
          “Happy Birthday to you” sorak teman-temanku
          “Aaaahhhh.. kamu semua jahat, kenapa pakek acara bagini?”
          “Ini semua ide Orang tua kamu dan Frisky” kata Yosy
          Tiba-tiba di belakangku ada suara.
          “Happy Birthday sayang!!”
          “Lho.. ayah.. Ibu.., Frisky??
          “Iya semua ini ide kami, maaf tadi pagi kamu naik taksi. Padahal tadi mobil ayah gak mogok. Itu tadi diuruh sama Frisky biar kamu ngambek.
          “Friiissskkkyy… kamu ini bikin orang ngambek aja!!” dengan wajah marah
          “Sorry.. ndy..”
          “Udah… udah, Indy kamu tiup lilinnya dulu!!” kata Ibu
          Dengan wajah marah, aku meniup lilin yang berbentuk angka 17. Tiba-tiba Frisky memegang tanganku dan memberikan sebuah kado.
          “Terima ini ya?” kata Frisky
          “Apa itu?”
          “Buka aja!!”sambil tersenyum
          Lalu aku membuka kadodari Frisky. Tak disangka, kotak kado itu berisi tas Spongebob dan jam beker  bentuk Spongebob.
          “Wooowwww” sambil terkejut
          “Kenapa” Tanya Frisky
          “Aku suka banget sama Spongebob”
          “Hahahaha..  Jam beker Spongebob ini, aku hadiahkan khusus buat kamu. Semoga saja jam beker ini bisa membuat kamu bangun pagi.
          “Thanks ya ky.. Kamu memang temanku yang paling baik”
          “Iyya sama-sama”
          Sejak saat itulah hal yang membuatku untuk bisa bangun pagi adalah jam beker Spongebob hadiah dari Frisky. Aku akan selalu menjaga jam beker Spongebob ini sampai kapanpun.